Jumat, 05 Juni 2015

Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. 

Kepemimpinan sesungguhnya tidak ditentukan oleh pangkat atau pun jabatan seseorang. Kepemimpinan adalah sesuatu yang muncul dari dalam dan merupakan buah dari keputusan seseorang untuk mau menjadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, bagi lingkungan pekerjaannya, maupun bagi lingkungan sosial dan bahkan bagi negerinya.

Ciri-ciri Seorang Pemimpin
Kebanyakan orang masih cenderung mengatakan bahwa pemimipin yang efektif mempunyai sifat atau ciri-ciri tertentu yang sangat penting misalnya, kharisma, pandangan ke depan, daya persuasi, dan intensitas.
Ciri-ciri pemimpin berkarakter Sebagai berikut:
1. Jujur terhadap diri sendiri dan orang lain. Jujur dengan kekuatan diri dan kelemahan dan usaha untuk memperbaikinya.
2. Pemimipin harusnya berempati terhadap bawahannya secara tulus.
3. Memiliki rasa ingin tahu dan dapat didekati sehingga orang lain merasa aman dalam menyampaikan umpan balik dan gagasan-gagasan baru secara jujur, lugas dan penuh rasa hormat kepada pemimpinnya. 
4. Bersikap transparan dan mampu menghormati pesaing dan belajar dari mereka dalam situasi kepemimpinan ataupun kondisi bisnis pada umumnya.
5. Memiliki kecerdasan, cermat dan tangguh sehingga mampu bekerja secara professional keilmuan dalam jabatannya.
6. Memiliki rasa kehormatan diri dan berdisiplin pribadi, sehingga mampu dan mempunyai rasa tanggungjawab pribadi atas perilaku pribadinya.
7. Memiliki kemampuan berkomunikasi, semangat " team work ", kreatif, percaya diri, inovatif dan mobilitas.

teamwork

Sosialisasi adalah kebutuhan dasar manusia. Tanpa disadari, Dalam melakukan aktivitas sosialnya, manusia sering mengalami beberapa gesekan yang menimbulkan pertengkaran. Perselisihan yang ditimbulkan dapat terjadi dimana saja, dalam hubungan Anda dengan keluarga, hubungan Anda dengan teman main atau pun hubungan Anda dengan rekan kerja di kantor dan di tempat perkuliahan.


Anda tentu memiliki sebuah tim yang terdiri dari berbagai macam watak dan pemikiran. Dari tiap individu yang termasuk dalam tim itu pasti memiliki opini yang berbeda-beda. Sering terjadi gesekan akibat perbedaan opini itu yang membuat teamwork tidak berjalan dengan baik, bahkan bisa berdampak ke hal yang lebih personal. Untuk mengatasi hal ini, Anda perlu menerapkan beberapa poin untuk berinteraksi dalam tim Anda sehingga teamwork dapat terbentuk dan pekerjaan dapat berjalan dengan lancar.
Tumbuhkan semangat teamwork dalam diri Anda. 
Tak bisa dipungkiri bahwa anda tidak akan mampu bertahan dengan hanya mengandalkan diri Anda sendiri. Tunjukkan bahwa diri Anda adalah makhluk sosial yang sesungguhnya dan mau bekerja sama dengan orang lain dalam kondisi yang positif.
Biasakan berbuat baik. 
Jika bukan diri Anda sendiri, maka siapa lagi yang bisa mengubah Anda menjadi sosok yang lebih baik dari hari kemarin. Dengan membiasakan diri berbuat baik, maka Anda akan mendapat respon yang baik juga dari orang lain, terutama jika Anda berada dalam sebuah tim karena ada sebuah petikan yang berbunyi “you are what you think.” Jika Anda terbiasa memikirkan hal baik, maka Anda akan menjadi sosok yang baik, begitu juga sebaliknya.
Hargai orang lain. 
Dalam membentuk sebuah kerjasama tim yang baik, Anda harus menghargai rekan satu tim Anda, terlebih jika ia sedang berpendapat. Jika Anda enggan untuk menghargai rekan tim Anda, maka tim Anda pun enggan untuk menghargai Anda, dan mengakibatkan turunnya kredibilitas Anda di mata rekan-rekan Anda.
Kendalikan Diri. 
Ego dan tim adalah perpaduan yang buruk untuk menghasilkan keharmonisan. Untuk itu Anda harus menahan diri dalam mengemukakan pendapat dan temukan hasil mufakat dari seluruh anggota tim.
Tetap rendah diri. 
Jika pendapat Anda diterima oleh tim, janganlah Anda serta-merta menjadi sombong dan merasa Andalah inti dari tim itu. Tujuan membentuk sebuah tim adalah untuk bekerjasama, bukan sebuah ajang untuk memamerkan diri.